Workshop Capoeira 2K17

Workshop capoeira merupakan suatu kegiatan yang mendekatkan tali silaturahmi antar sesama capoeirista.Dari workshop ini kita lebih mengenal lebih dalam mengenai capoeira, mulai dari gerakan, music, hingga alat yang di gunakan untuk bernyanyii.Workshop capoeira akan diadakan pada tanggal 11 – 12 feb .LETS MAKE RODA !

Capoeira adalah seni budaya asal Brasil yang sedang berkembang di Tanah air. Namun perkembangan Capoeira kebanyakan ada di kota – kota besar saja karena berbagai aspek yang mempengaruhi, seperti pemikiran masyarakat dan ekonomi masyarakat kota. Karena Capoeira juga dipandang sebagai alternatif dalam gaya hidup sehat maupun bersosialisasi terhadap sesama yang membuat berbagai kalangan tertarik untuk mempelajari dan menekuninya maka kamia dari Capoeira COD Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya akan mengadakan Workshop capoeira yang merupakan suatu kegiatan yang mendekatkan tali silaturahmi antar sesama capoeirista. Dari workshop ini kita lebih mengenal lebih dalam mengenai capoeira, mulai dari gerakan, musik, hingga alat yang di gunakan untuk bernyanyi.

Di pandu oleh tutor – tutor handal dari Alumni Stikom sendiri yang sudah teruji skill dan keahliannya serta di support oleh beberapa tutor dari luar kota. Sekedar info kampus STIKOM merupakan salah satu kampus institut di Jawa Timur yang memiliki UKM Capoeira dan juga alumni yang sudah menjadi pelatih serta monitor yang  terpecaya skill dan keahliannya dalam capoeira.

Untuk pendaftaran bisa menghubungi Contact Person yang sudah tertera. Workshop capoeira akan diadakan pada tanggal 11 – 12 Febuari 2017 .

LETS MAKE RODA !

Event yang ada di Capoeira Stikom

1. Latihan Rutin
mqdefault
Latihan rutin merupakan kegiatan rutin yang di lakukan 2 kali dalam seminggu. Latihan rutin ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa loyalitas, melatiha kedisiplinan dan menumbuhkan rasa persaudaraan.

2. Open Roda UKM

mqdefault (1)
Open Roda UKM merupakan latihan gabungan dari sesama bela diri di luar kampus.Tujuan dari Open Roda UKM untuk menjalin hubungan erat antar sesama seni bela diri Capoeira dan menumbuhkan rasa persaudara’an antar sesama seni bela diri Capoeira.

3. Diklat

Diklat merupakan pelantikan anggota baru CDO STIKOM. Diklat ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan rasa loyalitas, solidaritas dan tanggung jawab serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan UKM.

4. Workshop

IMG_3229
Worshop merupakan kegiatan studi banding dalam bidang seni bela diri Capoeira yang bertujuan untuk saling bertukar pikiran mengenai seni bela diri Capoeira. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan ketrampilan dan menjalin hubungan antar sesama seni bela diri Capoeira

Tentang Belts & Grading Capoeira

Dalam capoeira, sebuah batizado (grading) adalah ketika seorang mahasiswa baru secara resmi menyambut ke dalam kelompok sebagai praktisioner serius – Capoeirista – dan diberi sabuk khusus yang disebut cordão a. Ini adalah waktu perayaan, bukan tes. Ini kesempatan untuk mengambil bagian dalam beberapa Rodas capoeira benar-benar luar biasa, memenuhi mengunjungi Mestres, melakukan lokakarya khusus, memperdalam pemahaman Anda tentang capoeira dan benar-benar menikmati diri sendiri!

Secara harfiah perubahan tali, tali menandakan tingkat Capoeirista seorang. Selama troca de cordas beberapa capoeiristas akan menerima cordao baru sebelum atau setelah pertandingan dimainkan melawan Mestre (Guru) di mana mereka harus menunjukkan kemajuan mereka dan mendapatkan hak untuk memakai cordao baru. Skema warna untuk tingkat bervariasi dari satu kelompok ke kelompok.

The Cordão De Ouro sistem penilaian adalah seperti di bawah ini.

sabuk

Tentang Mestre Papa-Leguas

downloadJaime de Oliveira Gontijo: Mestre Papa-Leguas mulai Capoeira pada usia 14 di Patos de Minas, Brasil. Kelompok pertama ia bergabung adalah Grupo Afro, tapi setelah dua tahun mantan guru berpisah dari grup ini dan mereka bergerak di bawah kelompok Raizes – Cordão De Ouro dari Mestre Ze Paulo di Belo Horizonte, Minas Gerais.

Dibentuk sebagai Instruktur, dan sudah mengajar bersama-sama dengan mantan gurunya, ia memutuskan pada tahun 2000 untuk pindah ke London di mana, dengan bantuan Profesor Rilene dan Rejane dari Grup Amazonas Capoeira, dia mulai memberikan kelas pertamanya di Inggris. Pada tahun 2001 ia pindah ke Nottingham, di mana ia mendirikan kelompok pertama. Karyanya mulai tumbuh dan pada tahun 2004 ia membuka yang pertama Cordão De Ouro Academy di Inggris. Pada November 2008 ia pindah ke Kreta, untuk membuka cabang lain dari Cordão De Ouro di Heraklion, menyerahkan kelompok Nottingham dua terkemuka nya lulus siswa, Tatu dan Tatanka.

IMG_3216Pada bulan Januari 2011, Mestre Papa Leguas pindah kembali ke Inggris untuk melanjutkan koordinasi tentang kelompok UK nya. Pada tahun 2012, Mestre Papa Leguas membuat transisi kembali ke Brasil untuk membuka Pusat Kebudayaan di rumahnya kota Patos.

Mestre Papa Leguas adalah penuh waktu profesional Capoeira Guru, perjalanan hampir setiap akhir pekan untuk acara International dan festival Capoeira. Gayanya yang unik, menggabungkan gerakan disiplin dan sangat teknis, dengan permainan-gaya yang santai dan non-agresif.

Mestre Papa Leguas saat ini memiliki enam Profesor dan enam instruktur berikut karyanya; Prof Medusa (CDO Skotlandia), Prof Mascote (CDO Birmingham, UK), Prof Tatu (CDO Nottingham, UK), Prof Tatanka (CDO Livorno, Italia), Prof Cascao (CDO Norwich), Prof Cacau (CDO Nottingham), Instrutora Grega (CDO Heraklion, Crete) Inst Kiri (CDO Nottingham), Inst Adam (CDO Derby). Inst Alinka (CDO Ukraina), Inst Soneca (CDO Nottingham), Inst Jaca (CDO Glasgow). Mestre Papa Leguas juga berkoordinasi beberapa kelompok di Indonesia.

Apa Itu Capoera ?

LS_Capoeira

Capoeira adalah sebuah olahraga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar), dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan).

Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira

_79301344_143921901

Capoeira sangat erat kaitannya dengan perjalanan sejarah bangsa Brasil, sejarah perbudakan. Pada abad ke 15 dan 16 budak-budak didatangkan dari Afrika bagian barat. Budak-budak berkulit legam ini menjadi salah satu komponen produksi produk perkebunan negeri Brasil yang saat itu yang dijajah bangsa Portugis. Mereka diperlakukan seperti hewan ternak oleh bangsa Portugis itu. Badan mereka diberi tanda dengan cap besi panas. Pada masa itu mereka merupakan “komoditas yang berharga” serupa dengan kopi, gula, vanila. Kekangan belenggu menimbulkan hasrat untuk merasakan kebebasan. Mereka kemudian mengembangkan teknik bela diri untuk kepentingan membebaskan diri. Latihan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dan sarana penyamaran yang paling baik adalah tarian. Karena di Negara Afrika tarian merupakan bentuk ekspresi yang paling popular, maka para budak berlatih teknik serangan dan elakan Capoeira diiringi dengan musik, nyanyian, dan tarian.

 

Capoeira sendiri adalah nama tanaman semak belukar di sekitar mereka dan Angola adalah nama negara yang diyakini sebagai asal kelompok budak pertama yang datang ke Brasil. Hingga kini Capoeira terbagi kedalam dua aliran besar, Capoeira de Angola dan Capoeira Regional. Masing-masing memiliki karakteristik sendiri. Pada tahun 1890 Capoeira dilarang oleh pemerintah Brazil. Hingga akhirnya pada tahun 1928 Manoel dos Reis Machado (Master Bimba) memperkenalkan EoLuta Regional Baiana. Sebuah campuran antara Capoeira de Angola dengan Batuque (Capoeira jalanan). Belakangan aliran ini terus berkembang dan dikenal dengan Capoeira Regional. Kini Capoeira tak lagi dikenal sekedar sebagai sistem bela diri. Capoeira kemudian diakui sebagai aset nasional berupa tarian, olahraga, permainan sekaligus sebuah ekspresi seni akan kemerdekaan.

images

Kalau kita perhatikan, teknik bela diri Capoeira sangat sedikit menggunakan tangan. Menurut perkiraan hal ini disebabkan oleh tangan-tangan para budak di belenggu rantai. Karena itu Capoeira banyak mengembangkan teknik-teknik menggunakan kaki. Fu Kiau, seorang ilmuwan dari Kongo berpandangan lain. Menurutnya, tradisi kuno di Afrika menganggap tangan seharusnya digunakan untuk mengerjakan hal-hal yang baik, sementara kaki sebaliknya. Menurut pepatah kuno Kongo, Mooko mu tunga, malu mu diatikisa (tangan untuk membangun, kaki untuk menghancurkan). Saat ini capoeira telah dipelajari hampir di seluruh dunia, dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia. Di Negara Indonesia, sama seperti di negara-negara yang lain, kemungkinan Capoeira akan semakin berkembang.

Tentang Cordão De Ouro (CDO)

maxresdefault

Cordão De Ouro Indonesia diresmikan oleh Contra Mestre Papa Léguas tanggal 17 Oktober 2009 di Jakarta, Indonesia. Sebelumnya, Cordão De Ouro Indonesia bernama Capoeira Vadiar Indonesia yang diresmikan oleh Contra Mestre Papa Léguas tanggal 31 Mei 2008 di Surabaya, Indonesia.

Pada awalnya, Capoeira masuk Indonesia melalui film Only The Strong pada dekade 90-an. Kemudian muncul berbagai klub dan komunitas yg mempelajari Capoeira secara otodidak, melalui internet, film, buku, diskusi, dan informasi yg diperoleh dari Capoeirista yg berkunjung keIndonesia.

0

Atas dasar keinginan untuk mempelajari Capoeira secara benar dan langsung dari sumbernya, beberapa orang dari klub Capoeira di Jakarta dan Surabaya menjalin kontak dengan Contra Mestre Papa Léguas dari Cordão De Ouro Nottingham, Inggris. Kemudian pada Mei 2008, Contra Mestre Papa Léguas untuk pertama kalinya berkunjung dan memberikan workshop di Indonesia, sekaligus meresmikan berdirinya Capoeira Vadiar Indonesia.

Pada Oktober 2009, atas persetujuan Mestre Suassuna, Contra Mestre Papa Léguas mengubah nama Capoeira Vadiar Indonesia dan meresmikan berdirinya Cordão De Ouro Indonesia, sekaligus pelaksanaan upacara Batizado Cordão De Ouro Indonesia yang pertama. Saat ini, Cordão De Ouro Indonesia telah berdiri di Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, Bekasi, Semarang, Solo, Yogyakarta, Kediri, Ngawi, Lamongan, dan Surabaya.